Harapan Trio Baru Dan Masalah Lini Depan MU

Kemenangan Manchester United Sabtu kemarin melawan Sunderland semakin melambungkan nama Adnan Januzaj. Namun, lebih dari itu, permainan United kemarin mulai lebih cair dan lebih cepat. Pemilihan Januzaj, Nani dan Cleverley membawa intensitas dan variasi segar ketika menyerang. Walaupun, catatan buruk di pertahanan dan para striker yang terasing di lini depan masih akan menjadi PR bagi Moyes.

Menit-menit awal pertandingan berjalan sangat keras untuk United. Sunderland yang menerapkan high pressing untuk bek lawan berhasil merusak irama permainan MU di 10 menit pertama. Vidic dan Jones tercatat beberapa kali melakukan kesalahan serta berulang kali terpaksa mengembalikan bola ke De Gea. Gol Craig Gardner pun buah dari kerja keras pemain-pemain Sunderland di daerah pertahanan United ini. Di babak kedua, United berusaha sangat keras untuk mendapatkan gol. Akan tetapi, setelah berhasil unggul melalui gol kedua Januzaj, anehnya mereka langsung menurunkan tempo dan bermain aman. 

Salah satu hal yang menarik dari pertandingan di Stadium of Light kemarin adalah  Moyes pertama kali menurunkan trio Januzaj, Nani dan Cleverley. Sebuah keputusan tepat karena masing-masing dari pemain itu sedang memperlihatkan performa yang bagus. Januzaj dengan permainan gemilang di U21, Cleverley yang berman efektif di Donetsk dan Nani yang bermain luar biasa gigih meskipun United kalah saat melawan West Brom.

Gambar 1. Posisi Januzaj dan Nani saat menerima umpan. 

Trio ini membuat serangan MU lebih hidup dan lebih intens. Nani dan Januzaj tidak hanya bermain di sayap tetapi juga sering menusuk lewat tengah (Gambar 1). Sebuah kelebihan jika dibandingkan dengan Valencia yang agak kikuk jika harus menjelajah di pusat lapangan. Belum lagi, mereka sangat getol menggedor pertahanan Sunderland. Tercatat mereka merupakan pemain MU yang paling sering melepaskan tembakan ke arah gawang (Januzaj 6 kali, Nani 3 kali). Selain itu, Cleverley bermain efektif sebagai penghubung serangan. Sepanjang pertandingan, dia berhasil mencatat 100% umpan sempurna di sepertiga akhir lapangan dan sukses membuat dua peluang. Moyes harus lebih sering menurunkan tiga serangkai ini.

Gambar 2. Tendangan Rooney dan Van Persie

Dari pertandingan melawan tim Kevin Ball, semakin terkuak masalah Moyes di lini depan. Van Persie dan Rooney semakin terisolasi. Tidak ada peluang berarti yang bisa mereka dapatkan atau buat. Padahal United melakukan 30 kali umpan silang (bandingkan dengan Sunderland yang hanya 18 kali). Sepanjang pertandingan, Van Persie cuma membuat dua kali tembakan dengan salah satunya mengarah ke gawang. Sedangkan Rooney mengalami hari yang lebih berat. Tak satu pun tendangannya mengarah ke gawang Westwood. Moyes harus memanfaatkan jeda internasional dengan baik untuk memecahkan persoalan ini. Jika tidak, kemampuan dua striker ini akan tersia-siakan.

Terlihat dari pertandingan ini Moyes sudah mulai mendapatkan kreatifitas di lini tengah melalui trio Januzaj-Nani-Cleverley. Di sisi yang lain, semakin jelas beberapa masalah seperti lini belakang yang semakin sering membuat kelalaian konyol dan lini depan yang terputus. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

What can we do? Community League??

Neuer: Calon Kiper Terbaik (MU) Masa Depan?