Hasil Penuh Kejutan Bagi MU?

Hasil pertandingan Liga Inggris pada hari sabtu kemarin nyaris sesuai prediksi banyak orang. Dibuka dengan hasil imbang antara Newcastle melawan Liverpool serta Arsenal dan Chelsea yang menang banyak melawan tim-tim papan bawah. Namun, hasil imbang antara juara bertahan Manchester United vs Southampton dianggap di luar kewajaran. Banyak media memprediksi Rooney dkk akan dengan mudah mengalahkan Soton tanpa kerutan dahi Moyes, tanpa banyak kepanikan. Akan tetapi, apakah gol telat sekaligus penyeimbang Lallana (atau Levron) merupakan sebuah kejutan? Sepertinya tidak.


Hal pertama yang membuat hasil kemarin menjadi hal yang biasa saja adalah fans MU harus sadar bahwa sebelum pertandingan dimulai, kondisi tim tamu lebih baik dari tim tuan rumah. Soton berada di peringkat 4 klasemen sementara, 5 tingkat lebih baik dari United. Selain itu, faktor pertandingan Internasional menjadi hal yang penting. Mayoritas pemain kunci Setan Merah cukup terkuras tenaganya setelah membela negara mereka masing-masing. Contohnya adalah Rooney dan Nani yang bermain penuh 90 menit di dua pertandingan internasional. Belum lagi, Evra, Van Persie dan Carrick yang walaupun tidak bermain penuh di kedua laga namun menjadi pemain kunci yang menghabiskan setidaknya total 120 menit. Di sisi lain, Southampton memiliki skuad yang jauh lebih segar sehingga wajar jika mereka seharusnya mendapatkan respek lebih di pertandingan kemarin.

Lebih lanjut lagi, hasil kemarin terlihat cukup adil mengingat di musim ini MU kerap kesulitan melawan tim dengan pertahanan yang solid. Hasil pertandingan United melawan Liverpool, Chelsea, WBA dan Sunderland memperlihatkan hal ini. Begitu juga dengan Southampton di era Mauricio Pochettino yang memiliki pertahanan kokoh. Mereka baru kebobolan 2 kali di 7 pertandingan awal musim ini, terbaik di EPL dan tentunya jauh lebih sedikit dari United yang sudah kebobolan 9 kali.

Gambar 1. Clearance MU vs Southampton

Di pertandingan kemarin, high pressing line Soton menyebabkan masalah cukup besar bagi penyerang MU. Van Persie terkena jebakan offside sebanyak 4 kali sedangkan Rooney tertangkap oleh wasit berada di belakang pemain lawan sebanyak 2 kali. Untung bagi United karena Adnan Januzaj memiliki visi yang luar biasa bagus sehingga bisa melihat celah pada jebakan offside Soton dan mengirimkan umpan terobosan ke Rooney yang menjadi awal dari satu-satunya gol mereka. Sementara itu, pertahanan MU terlihat berada dalam tekanan sepanjang laga. Mereka membuat 48 kali clearance jauh lebih banyak dibanding tim lawan yang melakukan kurang dari setengahnya (Gambar 1).

Hal terakhir yang mulai harus diterima dengan santai terutama oleh pendukung MU adalah strategi pergantian pemain Moyes. Walaupun awalnya terlihat tidak logis, sebetulnya keputusan Moyes untuk memilih pemain yang diganti pada pertandingan kemarin sangat wajar. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Nani dan Rooney harus diganti karena terlihat kelelahan dan terkait dengan beban fisik saat jeda internasional. Sedangkan Fellaini yang ditarik di menit 76 mungkin masih bermasalah dengan cedera di pergelangan tangannya. Walaupun demikian, hal yang cukup menarik untuk dibahas adalah para pemain pengganti yang dipilih Moyes. Terutama pemilihan Giggs karena di bangku cadangan ada Zaha yang menurut banyak orang lebih tepat untuk mengisi pos sayap kanan mengingat posisi naturalnya memang di sayap kanan. Namun, kasus kemarin bukan lah yang pertama kali ketika Moyes memprioritaskan Giggs dibanding pilihan yang lain (kontroversi juga mencuat ketika Giggs menjadi starter vs Liverpool) sehingga seharusnya tidak ada pihak yang terkejut dengan pilihannya itu. Hal yang terpenting terkait pergantian pemain kemarin adalah kenyataan bahwa sepertinya tidak berpengaruh langsung terhadap hasil akhir pertandingan karena toh MU kebebolan di menit-menit akhir dan melalui set piece yang tidak diawali oleh kesalahan dari Giggs, Smalling ataupun Welbeck.

Kesimpulan dari artikel ini adalah hasil sama kuat antara Manchester United melawan Southampton kemarin merupakan hasil yang lumrah. Beberapa hal yang mendasarinya adalah keadaan kedua tim sebelum pertandingan yang lebih memihak tim asuhan Pochettino, kondisi pertahanan Soton yang sedang kuat-kuatnya dan pilihan pergantian pemain oleh Moyes yang ternyata cukup masuk akal. Hal lain yang harus diingat adalah melalui hasil imbang ini MU naik satu tingkat di klasemen sementara.


*statistik diambil dari Stat Zone dan whoscored.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

What can we do? Community League??

Neuer: Calon Kiper Terbaik (MU) Masa Depan?