Seberapa Mubazir Kedatangan Fabregas untuk Kagawa dan MU?


David Moyes yg terbiasa memiliki anggaran kecil selama 11 tahun mengelola Everton, langsung tancap gas begitu dipilih menjadi pelatih baru MU. Dengan dukungan dana yg jauh lebih besar, Moyes langsung membidik nama besar seperti Fabregas. Masalahnya para pemain yang diincar oleh Moyes, memiliki posisi yg overlap dengan pemain-pemain MU yang sudah ada. Fabregas memiliki posisi yg persis sama dengan posisi Kagawa. Seberapa mubazir punya dua pemain setipe seperti mereka?


Fabregas sendiri di Barcelona lebih sering dimainkan sebagai gelandang pendukung dibandingkan dengan peran yang diinginkaannya sebagai playmaker yang masih dipegang erat oleh Xavi. Walaupun, sebagai gelandang namun Fabregas memperlihatkan kecemerlangannya dengan membuat total 7 gol dan 9 asis di musim kemarin.

Selain sebagai gelandang, mantan kapten Arsenal ini sering berperan sebagai striker false nine terutama ketika Messi sedang berhalangan. Di posisi ini terlihat bahwa bahkan Fabregas mengalami penurunan kualitas saat diplot sebagai striker yang hanya menghasilkan 5 gol dan 3 asis dibandingkan ketika dipasang sebagai gelandang. Terlihat dengan jelas bahwa Moyes pasti akan memberikan peran gelandang serang di MU kepada Fabregas.

Lalu, bagaimana dengan Kagawa? Hal yang sangat mubazir jika hanya menjadikan pemain sekelas Kagawa sebagai bench warmer. Kagawa yang sempat kesulitan beradaptasi di MU karena cedera di awal musim, tampil total sebanyak 23 kali. Musim lalu, dia lebih sering dimainkan di posisi naturalnya sebagai gelandang serang sebanyak 13 kali dengan koleksi 2 gol dan 3 asis. Namun ternyata ketika diposisikan lebih melebar di kiri sebagai gelandang sayap, pemain terbaik Asia 2012 ini memperlihatkan performa yang lebih cemerlang dengan 5 gol dan 2 asis. Torehan itu didapat dari hanya 8 kali penampilan sebagai gelandang sayap.

Gambaran utuh tentang Kagawa akan lebih jelas jika kita melihat performanya saat musim terakhir di Dortmund. Di musim 2011/2012, Kagawa mencetak 13 gol dan 12 asis untuk Dortmund dengan posisi yang lebih sering melebar ke di sayap kiri.

Terlihat bahwa duet Fabregas dan Kagawa di lini tengah MU akan sangat menjanjikan. Dengan memberikan peran sebagai dirigen permainan kepada Fabregas dan medorong Kagawa untuk lebih bermain di sayap, kombinasi dua pemain ini akan sangat menakutkan. Hanya orang yang buta hatinya yang tidak ingin memiliki dua pemain ini di dalam timnya. Bahkan mungkin kolaborasi keduanya akan seapik duet klasik Scholes-Giggs?

*semua statistik diambil dari whoscored.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

What can we do? Community League??

Neuer: Calon Kiper Terbaik (MU) Masa Depan?