Macetnya Valencia = Macetnya United

Kekalahan Manchester United minggu kemarin melawan tetangga berisik mereka membuat banyak orang kebingungan. Sang juara bertahan dengan mudahnya dicabik-cabik oleh Manchester City menyebabkan banyak fans United shock menyadari ketidakberdayaan tim pujaan mereka. Namun, apakah sebenarnya hasil kemarin benar-benar mengejutkan?


Satu hal yang menonjol dari Tim Seta Merah tahun ini adalah serangan mereka semakin monoton. Tidak ada hal yang menggugah dari serangan mereka. Serangan didominasi dari kedua sayap terutama lewat sisi kanan. Bola akan dialirkan ke Valencia yang akhirnya akan mengirim umpan silang atau jika kesulitan dalam melakukan crossing maka bola akan dikembalikan lagi ke tengah. Sayangnya, hal terakhir inilah yang kemarin terjadi. Belum lagi, Pellegrini dan pasukannya berhasil meredam kekuatan United ini sehingga pasukan David Moyes kesulitan menyerang dari sayap kanan melalui Valencia. Bagaimana dengan sayap kiri United Ashley Young? Stop make stupid people famous!

Petunjuk awal rusaknya aliran serangan Setan Merah dari sayap kanan adalah banyaknya jumlah kombinasi umpan dari Valencia ke Carrick. Dari Statzone, terlihat bahwa kombinasi umpan antara dua pemain ini terjadi sebanyak 13 kali di pertandingan kemarin. Ketiga paling banyak dibandingkan kombinasi umpan dari Carrick ke Rooney (14 kali) dan antara Nasri denganYaya Toure (16 kali).  Hal ini merupakan bukti sahih bahwa pemain berotot asal Ekuador itu kesulitan untuk melakukan penetrasi dari sayap atau umpan silang langsung sehingga harus mengembalikan bola ke lapangan tengah (Carrick).

Petunjuk yang lain adalah Valencia hanya melakukan tiga kali umpan silang selama 90 menit. Belum lagi dari jumlah percobaan seminim itu, hanya satu kali yang berhasil. Jumlah itu jauh lebih sedikit dibandingkan pertandingan EPL terakhir melawan Crystal Palace ketika dia melakukan 7 kali umpan silang atau melawan Bayer Leverkusen (9 kali) dimana pemain yang enggan mengenakan nomor 7 itu sekaligus menjadi Man on The Match. Menurunnya jumlah umpan silang ini menandakan macetnya skema utama serangan United.

Kalau poros utama serangan dari sayap sudah mandek? Bagaimana kondisi pilihan serangan lain? Dari sayap kiri? Striker? Rooney? Hal ini lah yang banyak fans United harapkan. Moyes harus berani bereksperimen untuk mendapatkan alternatif kombinasi serangan dari sisi selain sayap. Harus ada efek kejut dalam serangan mereka. Waktu dan Moyes lah yang bisa menjawab semua pertanyaan terakhir.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

What can we do? Community League??

Neuer: Calon Kiper Terbaik (MU) Masa Depan?