Memasuki Tahun(-tahun) Akhir Kuliah...
Tidak terasa semester ini sudah hampir berakhir. Semester 6 yang menandakan sudah tiga tahun saya bertualang menimba ilmu di jurusan fisika. Seakan diingatkan kembali, tadi di penghujung kuliah seorang dosen mengingatkan untuk mulai mencari materi Tugas Akhir dan juga pembimbing. Bukan hanya tentang tugas akhir, saya rasa, tetapi lebih dari itu. Memaknai kembali arti kuliah.
Saya merasakan banyak perubahan yang terjadi pada semester ini, semester yang sangat menentukan. Mulai dari masuk ke peminatan, dimana saya bisa lebih fokus untuk mendalami aplikasi fisika instrumentasi, wawasaan yang saya dapat, teman-teman dan visi untuk kehidupan saya yang akan datang.
Masuk ke peminatan memberikan nuansa yang sangat berbeda. Saya memilih untuk masuk ke peminatan instrumentasi, dimana dari segi jumlah mahasiswa merupakan yang paling sedikit(minoritas). Dibalik sedikitnya jumlah kami, saya melihat banyak kelebihan dan tentunya terdapat kekurangan. Dengan sedikitnya jumlah orang di instrumen, saya merasakan bahwa kami sangat menyatu. Kami lebih mudah untuk mengerjakan tugas bersama, saya bisa menyebutnya sebagai survival team.... Tim untuk bisa survive di semester ini. Alhamdulillah di akhir semester ini saya bisa melihat bahwa kami sudah melewatinya dengan sangat baik. Kekurangannya mungin, kami menjadi sangat biasa untuk melakukan keisengan bersama... :)
Kami menghabiskan banyak waktu bersama. Bahkan kami punya acara rutin. Malay. Makan bareng alay... Karena terlalu sering terlihat bersama bahkan ada teman yang menyebut kami alay. Dan setiap hari rabu kami pasti makan siang bareng. Mulailah ungkapan Malay itu muncul.
Peminatan memiliki implikasi bahwa mata kuliah yang kami ambil semester ini sangat terfokus ke bidang kami, istrumentasi. Beberapa teman sempat sedikit bingung ketika ditanya apakah sebenernya kalian sudah siap seandainya terjun langsung ke dunia kerja atau menjadi akdemisi pasca kuliah?
Saya beritahu kawan, bahwa salah satu kesulitan menjadi mahasiswa adalah kalian mempunyai bekal kehidupan yang sangat cukup namun kalian pasti akan menemukan kebingungan jika diajukan pertanyaan aplikatif seperti ini. Kami mendalami ilmu fisika. Ilmu yang paling bermanfaat(versi anak fisika tentunya) di abad 21 ini. Bahkan saat engkau kawanku membaca blog ini, engkau sedang merasakan dahsyatnya ilmu fisika melalui komputer.
Kami bisa menjelaskan panjang lebar tentang cara kerja komputer. Namun, janganlah berikan kami pertanyaan untuk membuat komputer. Pasti. Dengan sangat yakin kami berkilah bahwa itu kerjaan saudara sepupu kami dari elektro atau adik kami di fasilkom. Walaupun itu hanya cara kami berkilah namun memperlihatkan bahwa ilmu yang kami dapat selama kuliah tidak mengarahkan kami secara langsung untuk mengurusi hal-hal aplikatif dari ilmu fisika. Itula tantangan terbesar menjadi fisikawan.
Akhirnya, selamat datang tahun(-tahun) akhir kuliah. Semoga bisa terus memaknai setiap langkah dalam mencari ilmu dani intisari kehidupan. Tuhan bersama mahasiswa tingkat akhir...
Komentar
Posting Komentar